Tingkatkan Kualitas Informasi Publik, Bawaslu Jakarta Barat Gelar Pelatihan Penulisan Berita dan Rilis Pers
|
Jakarta Barat - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Administrasi Jakarta Barat menggelar Rapat Pengelolaan Kehumasan, Peliputan, Dokumentasi, serta Informasi Publik pada Kamis (15/7/2026) di Sekretariat Bawaslu Jakarta Barat. Kegiatan ini diisi dengan pelatihan penulisan berita, dan penyusunan siaran pers guna memperkuat keterbukaan informasi kepada masyarakat.
Rapat dipimpin langsung oleh Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (Pencegahan, Parmas, dan Humas) Bawaslu Jakarta Barat, Abdul Roup. Kegiatan ini diikuti oleh jajaran Anggota dan Staf Bawaslu Jakarta Barat, serta mahasiswi magang dari Universitas Negeri Surabaya dan pelajar PKL SMK Islam Perti.
Dalam sambutannya, Abdul Roup menekankan pentingnya keterlibatan jajaran Bawaslu dalam menyajikan informasi yang akurat dan terpercaya. Menjelang Pemilu 2029, tantangan berupa maraknya hoaks dan informasi yang tidak jelas menjadi perhatian utama.
"Diperlukan kemampuan untuk menyajikan informasi yang akurat, transparan, relevan, dan menarik. Melalui pelatihan ini, kami berharap jajaran Bawaslu Jakarta Barat dapat meningkatkan keterampilan menulis berita dan press release yang berkualitas, sehingga mampu menjangkau publik dan mendorong partisipasi masyarakat dalam pemilu," ujar Abdul Roup.
Hal senada disampaikan Kepala Sekretariat Bawaslu Jakarta Barat, Priambodo. Ia mengapresiasi hadirnya narasumber yang berpengalaman dan berharap setiap divisi mampu memanfaatkannya untuk mengasah kemampuan teknis di bidang kehumasan.
Sementara itu, Kepala Subbagian Pengawasan Pemilu dan Humas, Kara Paritusta, menegaskan bahwa kuantitas publikasi harus sejalan dengan kualitasnya. Menurutnya, publikasi Bawaslu tidak hanya harus banyak, tetapi juga harus relevan, informatif, dan membawa dampak positif bagi masyarakat.
Menghadirkan Narasumber Humas Bawaslu RI
Pelatihan ini menghadirkan dua narasumber dari Humas Bawaslu Republik Indonesia, yakni Deytri R. Aritonang dan Andrian Habibi.
Deytri R. Aritonang menguraikan peran strategis humas dalam mendukung visi dan misi Bawaslu melalui pendidikan politik berbasis digital. Dalam penulisan berita, ia menekankan penggunaan rumus piramida terbalik, menempatkan informasi terpenting di awal, serta penggunaan bahasa jurnalistik yang faktual, objektif, ringkas, dan jelas.
"Sebelum dipublikasikan, naskah berita harus diperiksa kembali untuk memastikan akurasi informasi, ketepatan atribusi, serta kesesuaian konteks agar mudah dipahami oleh pembaca," jelas Deytri.
Di sisi lain, Andrian Habibi memaparkan teknis penyusunan siaran pers resmi. Ia menjelaskan bahwa struktur siaran pers terdiri atas judul, lead (teras berita), isi (body), penutup (boilerplate dan call to action), serta kontak media. Di lingkungan Bawaslu RI, siaran pers juga didukung unsur audio dan visual seperti video atau rekaman suara agar penyampaian informasi menjadi lebih efektif dan terpercaya.
Melalui pelatihan ini, Bawaslu Kota Jakarta Barat berkomitmen untuk terus menyajikan pemberitaan yang profesional, informatif, dan edukatif demi mewujudkan pengawasan pemilu yang transparan dan akuntabel.
Penulis: Derinah
Foto: Lulu A
Editor: Humas Bawaslu Kota Administrasi Jakarta Barat