Lompat ke isi utama

Berita

Perkuat Sinergi Jelang Pemilu 2029, Bawaslu Jakarta Barat Terima Audiensi GP Ansor

humas 9 Juli 2026

Foto Bersama usai Melakukan Audiensi antara Bawaslu Kota Administrasi Jakarta Barat dengan GP Anshor Jakarta Barat

Jakarta Barat - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Jakarta Barat menerima kunjungan audiensi dari Gerakan Pemuda (GP) Ansor Jakarta Barat pada Kamis (9/7/2026) pukul 14.00 WIB. Pertemuan yang berlangsung hangat di kantor Bawaslu Jakarta Barat ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus menyamakan persepsi dalam mengawal proses demokrasi menuju Pemilu 2029.

Acara yang dipandu oleh Ginanjar Pangestu Aji selaku Master of Ceremony (MC) ini dihadiri langsung oleh pimpinan Bawaslu Jakarta Barat dan jajaran pengurus GP Ansor Jakarta Barat.

Komitmen GP Ansor Mengawal Pemilu 2029

Ketua GP Ansor Jakarta Barat, Servian Ramadhan, menyampaikan bahwa kehadiran mereka merupakan bentuk silaturahmi sekaligus penegasan komitmen organisasi. Ia menyatakan bahwa GP Ansor siap berdiri di garda terdepan untuk mendukung dan mengawal jalannya Pemilu 2029 agar berlangsung jujur dan adil.

Tindak Lanjut MoU dan Pentingnya Pengawasan Partisipatif

Merespons hal tersebut, Anggota Bawaslu Jakarta Barat, Fitriani, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kunjungan ini. Menurutnya, pertemuan ini merupakan langkah konkret untuk menindaklanjuti Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) yang telah disepakati pada tahun 2025 lalu.

"Kehadiran teman-teman GP Ansor hari ini adalah wujud nyata tindak lanjut MoU tahun 2025. Melalui audiensi ini, kita bisa saling mengenal agar ke depannya dapat berkolaborasi dalam menjaga, mengamankan, mengawasi, dan memastikan proses demokrasi berjalan aman dan tertib. Meskipun tahapan Pemilu belum dimulai, momentum ini sangat tepat untuk mengisi penguatan pengawasan partisipatif," ujar Fitriani.

Senada dengan Fitriani, Anggota Bawaslu Jakarta Barat, Abdul Roup, juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam ekosistem demokrasi.

"Demokrasi yang baik adalah demokrasi yang melibatkan masyarakat, termasuk rekan-rekan dari GP Ansor, salah satunya dengan menjadi pengawas partisipatif. Walaupun Pemilu masih lama, proses menuju ke sana sudah dimulai, khususnya melalui edukasi kepemiluan. Silaturahmi ini harus dijaga terus-menerus agar keterlibatan teman-teman dapat mengawal proses demokrasi, khususnya di wilayah Jakarta Barat," jelas Abdul Roup.

Kolaborasi Edukasi dan Ruang Peran Pemuda

Ketua Bawaslu Jakarta Barat, Wanda Gunawan Humala Daulay, turut menyampaikan terima kasih atas kunjungan silaturahmi tersebut. Ia berharap GP Ansor dapat membantu Bawaslu dalam memberikan edukasi kepemiluan kepada masyarakat luas, termasuk ikut serta dalam program P2P (Pusat Pendidikan Pengawasan).

"Kami berharap kita bisa berkolaborasi erat dalam hal edukasi masyarakat terkait kepemiluan dan bersama-sama menjaga agar demokrasi berjalan lancar," tutur Wanda.

Lebih lanjut, Fitriani merinci sejumlah peran strategis yang dapat diisi oleh kader GP Ansor dalam menghadapi Pemilu mendatang:

  • Menjadi Pemilih Cerdas: Menentukan pilihan secara bijak dan sesuai dengan hati nurani.

  • Pengawas Partisipatif: Aktif melaporkan ke Bawaslu jika menemukan adanya pelanggaran atau disinformasi (hoaks) terkait Pemilu.

  • Menjadi Penyelenggara Pemilu: Terlibat langsung dalam badan adhoc, seperti mendaftar sebagai Panwascam, PKD, atau Pengawas TPS (minimal usia 21 tahun), maupun KPPS (minimal usia 17 tahun).

  • Menjaga Netralitas: Memastikan diri bebas dari intervensi dan netral dari partai politik selama tahapan Pemilu.

Sambut Baik, GP Ansor Siap Bersinergi Hingga Tingkat Akar Rumput

Menanggapi ruang kolaborasi yang dibuka oleh Bawaslu, Ketua GP Ansor Jakarta Barat menegaskan bahwa seluruh pengurus di tingkat kecamatan hingga kelurahan siap bergerak bersama Bawaslu.

Kesiapan ini juga diamini oleh Ketua PAC GP Ansor Kebon Jeruk. Ia mengakui bahwa selama ini pelibatan masyarakat di wilayah Kebon Jeruk memiliki tantangan tersendiri. Namun, ke depan mereka berkomitmen untuk bersinergi, salah satunya dengan mengikuti pelatihan-pelatihan pengawasan yang diadakan oleh Bawaslu.

Hal tersebut didukung oleh salah seorang kader GP Ansor yang juga mantan anggota Panwascam Kebon Jeruk. Ia menambahkan bahwa pelatihan kepemiluan sangat penting agar masyarakat awam lebih paham mengenai hak dan kewajiban mereka dalam pemilu.

Pertemuan audiensi ini diakhiri dengan pernyataan sikap dari GP Ansor Jakarta Barat yang berkomitmen untuk terus berjalan seirama dengan Bawaslu Jakarta Barat demi mewujudkan demokrasi yang bersih. Acara kemudian ditutup secara resmi oleh MC.

Penulis dan Foto: Derinah
Editor: Humas Bawaslu Kota Administrasi Jakarta Barat