Lompat ke isi utama

Berita

Ngabuburit Pengawasan: Momentum Ramadan Perkuat Integritas Pengawas Pemilu di Bawaslu Jakarta Barat

humas 17 Maret 2026

Kepala Sekretariat Bawaslu Kota Jakarta Barat menyampaikan pesan penguatan integritas dalam program Ngabuburit Pengawasan

Jakarta Barat — Bawaslu Kota Jakarta Barat menghadirkan ruang refleksi dan penguatan nilai integritas melalui program “Ngabuburit Pengawasan”. Kegiatan ini menjadi momentum bagi jajaran Bawaslu untuk memperkuat komitmen moral dan profesionalitas dalam menjalankan tugas pengawasan pemilu, khususnya di bulan suci Ramadan.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Sekretariat Bawaslu Kota Jakarta Barat menyampaikan bahwa Ramadan tidak hanya dimaknai sebagai waktu untuk menahan lapar dan dahaga, tetapi juga sebagai momentum untuk membangun integritas dan keselarasan antara apa yang diyakini, diucapkan, dan dilakukan. Integritas, menurutnya, merupakan nilai yang dibentuk melalui kebiasaan sehari-hari, terutama ketika seseorang tetap berpegang pada prinsip meskipun tidak ada yang mengawasi.

Ia menegaskan bahwa dalam menjalankan tugas di Bawaslu, integritas memiliki dua dimensi yang tidak terpisahkan, yakni integritas personal dan integritas kelembagaan. Integritas personal berkaitan dengan komitmen individu untuk bersikap jujur, disiplin, dan amanah dalam setiap tanggung jawab yang diemban. Hal tersebut tercermin dari profesionalitas dalam bekerja, penggunaan fasilitas negara secara bertanggung jawab, serta keberanian menolak segala bentuk penyimpangan yang dapat merusak kepercayaan publik. Sementara itu, integritas kelembagaan tercermin dari sistem kerja yang transparan, akuntabel, serta budaya organisasi yang menjunjung tinggi nilai kejujuran dan tanggung jawab. Lembaga yang berintegritas tidak hanya memiliki aturan yang baik, tetapi juga memiliki budaya kerja yang konsisten dalam menjalankan nilai-nilai tersebut.

Sebagai lembaga pengawas pemilu, Bawaslu memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga kualitas demokrasi melalui fungsi pencegahan, pengawasan, serta penanganan pelanggaran pemilu. Oleh karena itu, setiap jajaran Bawaslu dituntut untuk selalu menjaga integritas dan profesionalitas dalam menjalankan tugas pengawasan.

Dalam kegiatan tersebut juga disampaikan bahwa komitmen menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) tidak hanya sebatas pemenuhan indikator administratif, tetapi merupakan wujud komitmen moral bersama dalam menjaga integritas lembaga. Upaya tersebut dimulai dari hal-hal sederhana, seperti bekerja dengan penuh tanggung jawab, menjaga transparansi dalam setiap proses kerja, serta menolak segala bentuk praktik yang dapat merusak integritas organisasi.

Melalui kegiatan Ngabuburit Pengawasan ini, Bawaslu Kota Jakarta Barat berharap seluruh jajaran dapat menjadikan momentum Ramadan sebagai sarana untuk memperkuat integritas personal dan kelembagaan. Dengan integritas yang kuat, diharapkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pengawas pemilu dapat terus terjaga serta mendukung terwujudnya demokrasi yang sehat, adil, dan bermartabat. Kegiatan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa lembaga yang kuat lahir dari individu-individu yang berintegritas. Oleh karena itu, setiap insan pengawas pemilu diharapkan terus menjaga komitmen moral dalam menjalankan tugas pengawasan demi tegaknya keadilan pemilu.

“Bersama Rakyat Awasi Pemilu, Bersama Bawaslu Tegakkan Keadilan Pemilu.”

Penulis dan Foto: Lulu Azizah
Editor: Derinah