Lompat ke isi utama

Berita

Monev Semester I 2026, Bawaslu Jakarta Barat Paparkan Capaian SDM dan Anggaran

Priambodo (Kepala Sekretariat Bawaslu Kota Jakarta Barat) Menyampaikan mengenai data SDM Pegawai di Bawaslu Jakarta Barat (17/06)

Priambodo (Kepala Sekretariat Bawaslu Kota Jakarta Barat) Menyampaikan mengenai data SDM Pegawai di Bawaslu Jakarta Barat (17/06)

Jakarta Barat – Bawaslu Provinsi DKI Jakarta melalui Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia dan Organisasi melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) di Bawaslu Kota Administrasi Jakarta Barat pada 17 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan tata kelola kelembagaan, khususnya dalam aspek sumber daya manusia, pengelolaan anggaran, serta pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) dan Barang Milik Daerah (BMD).

Monev yang berlangsung di Kantor Bawaslu Kota Jakarta Barat tersebut dihadiri oleh jajaran Bawaslu Provinsi DKI Jakarta, pimpinan Bawaslu Kota Jakarta Barat, serta jajaran sekretariat. Dalam kegiatan ini dilakukan pembahasan dan evaluasi terhadap berbagai capaian kinerja yang telah dilaksanakan pada Semester I Tahun Anggaran 2026.

Salah satu materi yang dipaparkan dalam kegiatan tersebut disampaikan oleh Kepala Sekretariat Bawaslu Kota Jakarta Barat, Priambodo. Dalam paparannya, Priambodo menjelaskan kondisi dan perkembangan data sumber daya manusia (SDM) pegawai di lingkungan Bawaslu Kota Jakarta Barat, termasuk komposisi pegawai, kebutuhan SDM, serta berbagai upaya peningkatan kapasitas yang telah dilakukan.

Selain aspek SDM, Priambodo juga memaparkan perkembangan realisasi anggaran Tahun 2026 hingga semester pertama. Pemaparan tersebut mencakup capaian pelaksanaan program dan kegiatan yang telah berjalan, serapan anggaran, serta langkah-langkah strategis yang dilakukan untuk memastikan penggunaan anggaran berjalan efektif, efisien, dan akuntabel.

Tidak hanya itu, pembahasan turut menyoroti pengelolaan BMN dan BMD yang menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung kinerja kelembagaan. Evaluasi dilakukan terhadap administrasi, pemanfaatan, hingga penatausahaan aset agar sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Kepala Sekretariat Bawaslu Kota Jakarta Barat, Priambodo, menyampaikan bahwa monitoring dan evaluasi merupakan sarana yang sangat penting untuk memastikan setiap program dan kegiatan berjalan sesuai dengan target yang telah ditetapkan.

"Melalui monitoring dan evaluasi ini, kami dapat mengidentifikasi berbagai capaian yang telah diraih sekaligus melihat ruang-ruang perbaikan yang perlu ditindaklanjuti. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan SDM, anggaran, serta BMN-BMD guna mendukung kinerja pengawasan yang profesional dan akuntabel," ujar Priambodo.

Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antara Bawaslu Provinsi DKI Jakarta dan Bawaslu Kota Jakarta Barat dalam mewujudkan tata kelola kelembagaan yang efektif, transparan, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan serta pengawasan demokrasi di wilayah Jakarta Barat.

Penulis dan Editor: Al Anshar

Foto: Humas Bawaslu Kota Jakarta Barat