Memperkuat Demokrasi Tanpa Jeda: Bawaslu Jakarta Barat Tingkatkan Kapasitas di Masa Non-Tahapan
|
Konsolidasi demokrasi tidak mengenal jeda. Meskipun berada di masa non-tahapan pemilu, Bawaslu Kota Jakarta Barat terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat peran pengawasan serta mendorong partisipasi publik demi menjaga kualitas demokrasi.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan bersama Anggota Bawaslu Republik Indonesia, Dr. Puadi, S.Pd., M.M., yang menjadi momentum penting dalam mempererat sinergi kelembagaan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengawasan partisipatif. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang dialog, tetapi juga wadah refleksi dan penguatan kapasitas bagi jajaran Bawaslu Jakarta Barat.
Melalui berbagai diskusi dan penguatan pemahaman, diharapkan nilai-nilai demokrasi tetap tumbuh dan terjaga, bahkan di luar tahapan pemilu. Hal ini menegaskan bahwa demokrasi yang kuat adalah demokrasi yang dirawat secara bersama-sama dan berkelanjutan, tanpa mengenal waktu.
Dalam pertemuan tersebut, Dr. Puadi menekankan pentingnya inovasi dan produktivitas di masa non-tahapan. Ia mendorong seluruh jajaran untuk terus berkreativitas dalam melaksanakan tugas, salah satunya melalui kegiatan peningkatan kapasitas bagi pimpinan dan staf.
Selain itu, beliau juga mengarahkan agar dilakukan berbagai kajian kepemiluan, termasuk simulasi penanganan pelanggaran serta penyelesaian sengketa proses. Menurutnya, masa non-tahapan harus dimanfaatkan sebagai momentum pembelajaran, bukan untuk berleha-leha.
“Teruslah belajar dan lakukan evaluasi agar pada pemilu dan pemilihan yang akan datang, kita siap serta mampu menyelesaikan berbagai persoalan dalam kerja-kerja kepemiluan,” ujarnya.
Dengan semangat tersebut, Bawaslu Jakarta Barat terus berupaya menjaga profesionalitas dan kesiapan kelembagaan, guna memastikan setiap proses demokrasi berjalan dengan integritas, transparansi, dan akuntabilitas.
Penulis: Lulu A
Editor: Derinah
Konten Grafis: Humas Bawaslu Jakarta Barat