Melalui Jumat Sehati, Bawaslu Jakarta Barat Perkuat Nilai Kebersihan Lahir dan Batin
|
Jakarta Barat - Bawaslu Kota Jakarta Barat kembali menyelenggarakan kegiatan Jumat Sehati sebagai sarana pembinaan spiritual dan penguatan nilai-nilai keagamaan bagi seluruh jajaran. Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom ini diikuti oleh pimpinan, sekretariat, serta pegawai di lingkungan Bawaslu Kota Administrasi Jakarta Barat.
Kegiatan diawali dengan sambutan dari Kepala Sekretariat Bawaslu Kota Administrasi Jakarta Barat, Priambodo,menyampaikan bahwa program Jumat Sehati merupakan kegiatan yang sangat bermanfaat bagi seluruh jajaran. Menurutnya, melalui tausiah yang disampaikan oleh narasumber, peserta dapat memperoleh tambahan ilmu pengetahuan dan nilai-nilai keagamaan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam pelaksanaan tugas pengawasan.
“Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat dan menambah wawasan keagamaan bagi seluruh jajaran,” ujarnya.
Selanjutnya, Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia, Organisasi, dan Diklat, Fitriani, menyampaikan harapannya agar kegiatan Jumat Sehati dapat terus dilaksanakan secara rutin. Menurutnya, meskipun kegiatan dilakukan secara daring melalui Zoom, semangat untuk menimba ilmu dan memperkuat nilai-nilai keagamaan harus tetap terjaga.
Tausiah pada kegiatan kali ini disampaikan oleh Ustadz Syukur Yakub yang mengawali penyampaiannya dengan mengucapkan salam serta rasa syukur kepada Allah SWT atas nikmat dan kesempatan yang diberikan sehingga seluruh peserta dapat berkumpul dalam kegiatan Jumat Sehati.
Dalam tausiahnya, Ustadz Syukur Yakub menjelaskan bahwa kebersihan dan kesucian merupakan bagian penting dari ajaran Islam. Ia mengutip kandungan Al-Qur’an yang menjelaskan bahwa Allah SWT mencintai orang-orang yang senantiasa bertaubat dan menjaga kesucian dirinya. Menurutnya, makna kesucian tidak hanya terbatas pada kebersihan fisik, tetapi juga mencakup kebersihan hati dan jiwa.
“Kebersihan sebagian dari iman bukan hanya berkaitan dengan kebersihan lahir, tetapi juga bagaimana kita menjaga kebersihan batin. Hati perlu dibersihkan dari sifat dengki, kesombongan, riya, dan berbagai perilaku yang dapat mengurangi kualitas keimanan,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa menjaga kesucian lahir dan batin sangat penting dalam mendukung pelaksanaan tugas dan tanggung jawab di lingkungan Bawaslu. Jiwa yang bersih akan membantu seseorang membangun komunikasi yang baik, bekerja dengan tulus dan ikhlas, serta menjalankan tugas pengawasan secara profesional dan bertanggung jawab.
Ustadz Syukur Yakub juga mengajak seluruh peserta untuk membiasakan berbagai amalan yang dapat menjaga kebersihan batin, seperti memperbanyak istighfar, bershalawat, serta senantiasa melakukan introspeksi diri. Sementara itu, kebersihan lahir dapat diwujudkan melalui kepedulian terhadap lingkungan sekitar dan penerapan perilaku hidup bersih dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, keseimbangan antara kebersihan lahir dan batin akan memberikan dampak positif bagi diri sendiri maupun lingkungan. Seseorang yang mampu menjaga keduanya akan lebih mudah membangun hubungan baik dengan orang lain, memperoleh kepercayaan, serta mendapatkan ketenangan dalam menjalankan tugas dan aktivitas sehari-hari.
Melalui kegiatan Jumat Sehati ini, Bawaslu Kota Administrasi Jakarta Barat terus berupaya membangun karakter dan integritas jajaran melalui penguatan nilai-nilai spiritual, sehingga tercipta lingkungan kerja yang tidak hanya profesional, tetapi juga berlandaskan pada akhlak dan keimanan yang kuat.
Penulis: Taufah Widiachandra
Editor: Lulu Azizah
Foto: Humas Bawaslu Kota Jakarta Barat