Jaga Akurasi Data dan Hak Pilih: Bawaslu Jakarta Barat Kawal Coktas PDPB di Cengkareng
|
Jakarta Barat – Bawaslu Kota Jakarta Barat melaksanakan pengawasan melekat terhadap kegiatan Pencocokan dan Penelitian Terbatas (COKTAS) dalam tahapan Pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan (PDPB) yang dilakukan KPU Kota Jakarta Barat di Kecamatan Cengkareng, Kamis (21/5/2026). Pengawasan dilakukan di dua wilayah, yakni Kelurahan Rawa Buaya dan Duri Kosambi Kecamatan Cengkareng.
Kegiatan pengawasan dilaksanakan oleh Anggota Bawaslu Kota Jakarta Barat Koordinator Divisi SDMO, Fitriani, bersama staf teknis Ahmad Muhajir dan Al Anshar. Dalam pelaksanaannya, KPU Kota Jakarta Barat membagi petugas ke dalam tujuh tim. Untuk wilayah Kecamatan Cengkareng, khususnya Kelurahan Rawa Buaya dan Duri Kosambi, kegiatan dipimpin oleh Ketua KPU Kota Jakarta Barat, Endang Istianti bersama Kasubbag, serta didampingi dua staf teknis.
Pengawasan ini bertujuan untuk memastikan proses pencocokan dan penelitian data pemilih berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, tepat prosedur, akurat, dan komprehensif. Fokus pengawasan diarahkan pada perlindungan hak pilih masyarakat, akurasi data pemilih, serta kepatuhan prosedur pelaksanaan COKTAS di wilayah dengan karakteristik kependudukan yang dinamis.
Secara umum, petugas telah melakukan pencocokan data berdasarkan Daftar Pemilih. Pemutakhiran difokuskan pada kategori pemilih tidak padan dan pemilih luar negeri, termasuk data pemilih yang mengalami perubahan domisili, ketidaksesuaian identitas, maupun warga yang sedang berada di luar negeri.
Bawaslu mencatat sejumlah tantangan lapangan dalam proses pengawasan, di antaranya tingginya mobilitas penduduk dan sulitnya menemui pemilih secara langsung di alamat domisili. Dalam kondisi tertentu, petugas memperoleh keterangan tambahan melalui Ketua RT setempat maupun lingkungan sekitar guna memastikan validitas data pemilih.
Kelurahan Rawa Buaya diketahui memiliki karakteristik kawasan permukiman padat, wilayah rawan banjir, serta beberapa klaster perumahan dan apartemen dengan akses terbatas. Sementara itu, Kelurahan Duri Kosambi memiliki dinamika pertumbuhan kawasan hunian baru dan tingkat perpindahan penduduk yang cukup tinggi.
Dari hasil pengawasan, terdapat total 26 data pemilih yang dilakukan pencocokan dan penelitian terbatas di dua kelurahan tersebut. Di Kelurahan Rawa Buaya ditemukan 19 data pemilih, terdiri atas 14 kategori pemilih tidak padan dan 5 kategori pemilih luar negeri. Sedangkan di Kelurahan Duri Kosambi terdapat 7 data pemilih, terdiri atas 3 kategori tidak padan dan 4 kategori pemilih luar negeri.
Beberapa temuan lapangan meliputi pemilih yang tidak lagi berdomisili di alamat tercatat, perubahan data identitas kependudukan, hingga pemilih yang sedang bekerja atau tinggal di luar negeri. Sebagian data juga memerlukan klarifikasi lanjutan karena keberadaan pemilih belum dapat dipastikan.
Bawaslu Kota Jakarta Barat menegaskan bahwa pengawasan terhadap pemutakhiran data pemilih merupakan bagian penting dalam menjaga kualitas demokrasi dan memastikan hak konstitusional warga negara tetap terlindungi. Penggunaan sistem dan aplikasi dalam pemutakhiran data diharapkan dapat mendukung akurasi data pemilih, sekaligus tetap menempatkan hak pilih masyarakat sebagai prioritas utama dalam setiap tahapan pemilu.
Penulis: Ahmad Muhajir
Foto: Al Anshar
Editor: Al Anshar