Fitriani: Optimis Rekrutmen Panwascam Jadi Pintu Masuk Peningkatan Keterlibatan Perempuan Sebagai Penyelenggara Pemilu Di Jakarta Barat
|
Salah satu indikator yang menentukan tingkat kesuksesan demokrasi secara implementatif yakni Sumber Daya Manusia yang kompeten dalam sistem pemilu. Sumber Daya Manusia Pengawas Pemilu Kecamatan memegang peran penting dan strategis dalam tiap tahapan pengawasan pemilu. Peranya dikatakan menjadi sangat strategis karena, panwascam memahami demografis wilayahnya secara baik, panwascam dalam kerja pengawasanya bersentuhan lagsung dengan objek dan subyek yang diawasi serta berhubungan langsung dengan para stakeholders di tingkat kecamatan hingga kelurahan dalam komunikasi dan koordinasi pada lingkup kerjanya.
Sumber Daya Manusia Pengawas pada pemilu 2019 menunjukan keterlibatan perempuan dan kesertaanya sebagai penyelanggara pemilu di tingkat kecamatan baru bisa mencapai 25 % perempuan dan 75 % laki-laki. Terpilih 75 orang yang dinyatakan memenuhi syarat, kemudian dalam seleksi administrasi sebanyak 71 orang yang mengikuti tes tertulis sedangkan 4 lainya tidak hadir. Hingga pengumuman hasil terpilih 24 panwascam yang dinyatakan lulus. Dari 8 Kecamatan hanya 5 yang memuat panwascam perempuan yakni Cengkareng, Palmerah, Tambora, Tamansari dan Kembangan. Rekrutmen Pengawas Kecamatan Jadi momentum bagi implementasi keterlibatan perempuan dalam pemilu.
Dalam hal itu, maka Bawaslu Jakarta Barat berharap penuh dengan adanya momentum perekrutan panwascam, menjadi jalan masuk dan membuka peluang bagi masyarakat maupun para perempuan di wilayah Jakarta Barat untuk mau dan ikut terlibat sebagai penyelenggara pemilu pada tingkat kecamatan. Perempuan keterlibatanya minimal dapat mencapai 30 %, maksimal bisa melampaui presentase tersebut dan diharapkan bisa ada perempuan di setiap Kecamatan se-Jakarta Barat yang menjadi Panwascam. Sejak belum dimulainya sosialisasi rekrutmen panwascam, Bawaslu Jakarta Barat telah menyampaikan perihal informasi rekrutmen panwascam melalui media sosialnya. Tanggal 15 september 2022 menjadi hari dimana sosialisasi baik online maupun offline dimasifkan di semua kecamatan se-Jakarta Barat.
Beberapa langkah lain yang ditempuh dalam hal penyebaran informasi kepada publik adalah antara lain: pertama dibukanya meja pelayanan pedaftaran panwascam yang ada di area lobi kantor Bawaslu Jakarta Barat, pemasangan spanduk yang dilakukan pada tanggal 14 September 2022, dan lainya yakni iklan media cetak dan medsos Bawaslu Jakarta Barat. Semoga dengan menyebarnya informasi ini secara masif, kelak partisipasi publik terhadap pendaftaran panwascam ini bisa lebih maksimal dari tahun pemilu sebelumnya.
Pen: Fitriani Djusuf