Lompat ke isi utama

Berita

Dari P2P ke Aksi Nyata: Kara Paritusta Tekankan Harapan dan Output Pengawasan Partisipatif dalam Apel Pagi

-

Jakarta Barat – Bawaslu Kota Administrasi Jakarta Barat melaksanakan apel pagi rutin yang diikuti oleh seluruh jajaran staf di Halaman Depan Kantor Sekretariat Bawaslu Kota Jakarta Barat. Apel pagi tersebut dipimpin oleh Kepala Subbagian Pengawasan dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Kota Jakarta Barat, Kara Paritusta.

Dalam amanatnya, Kara Paritusta menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Tahun 2026 yang telah dilaksanakan oleh Bawaslu Kota Jakarta Barat. Menurutnya, program tersebut merupakan salah satu upaya strategis dalam memperluas partisipasi masyarakat dalam mengawal proses demokrasi dan pengawasan pemilu.

Kara menjelaskan bahwa P2P tidak hanya menjadi sarana pembelajaran mengenai kepemiluan dan pengawasan partisipatif, tetapi juga menjadi wadah untuk membentuk kader-kader pengawas partisipatif yang memiliki pemahaman, kepedulian, serta komitmen terhadap demokrasi yang berintegritas.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa keberhasilan kegiatan P2P tidak hanya diukur dari terlaksananya rangkaian kegiatan, tetapi juga dari tindak lanjut dan kontribusi nyata para peserta setelah program berakhir. Oleh karena itu, peserta diharapkan dapat menjadi mitra strategis Bawaslu dalam menyebarluaskan informasi kepemiluan dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengawasan partisipatif.

"Melalui Pendidikan Pengawas Partisipatif, kami berharap lahir agen-agen pengawasan yang mampu menjadi perpanjangan tangan Bawaslu di tengah masyarakat. Output yang diharapkan bukan hanya bertambahnya pengetahuan peserta, tetapi juga tumbuhnya kesadaran dan partisipasi aktif dalam menjaga kualitas demokrasi di lingkungan masing-masing," ujar Kara.

Selain itu, Kara juga menekankan pentingnya menjaga komunikasi dan jejaring yang telah terbentuk selama kegiatan P2P. Menurutnya, kolaborasi antara Bawaslu dan peserta P2P perlu terus diperkuat agar semangat pengawasan partisipatif dapat terus berkembang, baik pada masa tahapan maupun non-tahapan pemilu dan pemilihan.

Melalui penyampaian tersebut, diharapkan seluruh jajaran Bawaslu Kota Jakarta Barat dapat terus mendukung penguatan pengawasan partisipatif sebagai salah satu pilar penting dalam mewujudkan proses demokrasi yang jujur, adil, dan berintegritas.

Penulis dan Editor: Derinah

Foto: Lulu A