Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Jakarta Barat Matangkan Persiapan Pendidikan Pengawas Partisipatif Tahun 2026

humas 12 Juni 2026

Jajaran Bawaslu Kota Administrasi Jakarta Barat mengikuti Rapat Persiapan Pelaksanaan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Tahun 2026 di ruang rapat kantor Bawaslu Kota Jakarta Barat, Kamis (11/6/2026).

Jakarta Barat – Bawaslu Kota Administrasi Jakarta Barat menggelar Rapat Persiapan Pelaksanaan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Tahun 2026 pada Kamis (11/6/2026) pukul 08.30 WIB di ruang rapat kantor Bawaslu Kota Jakarta Barat. Rapat ini dilaksanakan sebagai langkah awal untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan P2P dapat berjalan dengan baik, tertib, dan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.

Kegiatan diawali dengan pemaparan dari Kasubbag Pengawasan Pemilu dan Hubungan Masyarakat, Kara Paritusta. Dalam penyampaiannya, Kara menegaskan bahwa keberhasilan pelaksanaan P2P tidak hanya menjadi tanggung jawab Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (P2H), tetapi membutuhkan dukungan dan keterlibatan seluruh jajaran Bawaslu Kota Jakarta Barat, baik pimpinan maupun staf.

“Pelaksanaan Pendidikan Pengawas Partisipatif tahun ini membutuhkan dukungan dari seluruh unsur di Bawaslu Jakarta Barat. Sinergi dan kerja sama semua pihak menjadi kunci agar kegiatan dapat berjalan dengan lancar dan mencapai tujuan yang diharapkan,” ujar Kara.

Ia juga menyampaikan bahwa sehari sebelum rapat tersebut, tim P2H Bawaslu Jakarta Barat bersama Kepala Sekretariat telah mengikuti rapat koordinasi secara daring dengan Tim Pencegahan dan Partisipasi Masyarakat Bawaslu Provinsi DKI Jakarta. Dalam pertemuan tersebut, terdapat sejumlah poin penting yang harus dipersiapkan menjelang pelaksanaan P2P.

Beberapa hal yang menjadi perhatian antara lain publikasi informasi kegiatan melalui media sosial Bawaslu Jakarta Barat dalam bentuk flyer, penyampaian undangan kepada peserta paling lambat satu minggu sebelum kegiatan berlangsung, serta kesiapan teknis pelaksanaan baik secara daring maupun luring. Persiapan teknis tersebut mencakup penggunaan akun Zoom, distribusi tautan kepada peserta, hingga kelengkapan sarana dan prasarana pendukung kegiatan.

Selain itu, rapat juga membahas pembagian tugas kepanitiaan secara proporsional yang meliputi bidang administrasi, acara, konsumsi, dan perlengkapan agar seluruh kebutuhan kegiatan dapat terakomodasi dengan baik.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Sekretariat Bawaslu Kota Jakarta Barat, Priambodo, memberikan arahan terkait dukungan sekretariat dalam pelaksanaan kegiatan. Ia menjelaskan bahwa pembiayaan kegiatan menggunakan anggaran jamuan tamu dan rapat dalam kantor yang telah disiapkan sesuai ketentuan.

Priambodo menekankan bahwa kesuksesan P2P merupakan tanggung jawab bersama seluruh jajaran Bawaslu Kota Jakarta Barat. Menurutnya, kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif merupakan program strategis yang dilaksanakan serentak oleh Bawaslu kabupaten/kota di seluruh Indonesia dalam rangka meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilu.

“Seluruh staf wajib membantu menyukseskan kegiatan ini. Bukan hanya Divisi P2H, tetapi seluruh jajaran Bawaslu Jakarta Barat harus turut berperan aktif. Sukses dan lancarnya suatu kegiatan juga berdampak pada nama baik institusi kita. Oleh karena itu, bantuan dan kerja sama dari seluruh pihak sangat diperlukan demi keberhasilan pelaksanaan P2P tahun 2026,” tegas Priambodo.

Melalui rapat persiapan ini, Bawaslu Kota Jakarta Barat berharap seluruh tahapan pelaksanaan Pendidikan Pengawas Partisipatif Tahun 2026 dapat berjalan secara optimal. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk terlibat aktif dalam pengawasan partisipatif serta memperkuat budaya demokrasi yang berintegritas di tengah masyarakat.

Penulis dan Foto: Derinah
Editor: Humas Bawaslu Kota Administrasi Jakarta Barat