Bawaslu Jakarta Barat Asah Keterampilan, Menulis Berita Secara Menarik dan Berdampak
|
Jakarta Barat - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Administrasi Jakarta Barat terus berkomitmen meningkatkan kualitas pengawasan pemilu dan pelayanan informasi publik. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah dengan memperkuat kapasitas kehumasan dalam menyajikan berita yang menarik, relevan, serta berdampak bagi masyarakat luas.
Dalam sesi pembekalan kehumasan, narasumber Deytri R. Aritonang menegaskan pentingnya peran Humas Bawaslu sebagai jembatan informasi utama antara lembaga pengawas pemilu dan publik. Menurutnya, pemberitaan Bawaslu tidak hanya bertujuan menyampaikan data dan kegiatan formal, tetapi juga harus mampu memikat perhatian audiens di tengah lautan informasi digital.
"Berita yang baik adalah berita yang mampu membuat seseorang berhenti melakukan scrolling di media sosial, menghentikan aktivitasnya sejenak, lalu memutuskan untuk membaca konten tersebut. Selain itu, berita harus relevan dengan kebutuhan publik dan membawa dampak positif, seperti mendorong masyarakat untuk berani menolak serta melaporkan praktik politik uang," ujar Deytri.
Menyajikan Informasi Berdasarkan Nilai Berita dan Struktur yang Tepat
Dalam kesempatan tersebut, dipaparkan pula pentingnya memahami nilai berita (news value) yang mencakup unsur keaktualan, kedekatan (proximity), dampak, peran tokoh, hingga unsur human interest dan keunikannya. Dengan memahami nilai berita tersebut, Humas Bawaslu Jakarta Barat diharapkan dapat menyaring informasi dan peristiwa pengawasan di lapangan menjadi warta yang kaya akan edukasi politik.
Selain itu, penyusunan berita ditekankan untuk selalu menggunakan struktur piramida terbalik (lead, body, tail). Dengan metode ini, inti informasi diletakkan pada paragraf pertama (lead) sehingga pembaca dapat memahami pokok berita secara cepat dan akurat.
Penggunaan Bahasa Jurnalistik yang Lugas dan Objektif
Guna menjaga profesionalisme dan akuntabilitas lembaga, seluruh penulisan berita Bawaslu Kota Jakarta Barat wajib menerapkan bahasa jurnalistik yang faktual, objektif, ringkas, lugas, dan jelas. Pemanfaatan berbagai saluran komunikasi digital, seperti situs web resmi, Instagram, X, YouTube, TikTok, hingga siaran pers, akan terus dioptimalkan demi mewujudkan pemilu yang partisipatif, jujur, dan adil.
Melalui penguatan kualitas komunikasi publik ini, Bawaslu Kota Jakarta Barat berharap masyarakat semakin teredukasi, percaya terhadap proses pengawasan pemilu, dan aktif terlibat dalam mengawal demokrasi yang berintegritas menuju Indonesia Maju.
Penulis dan Foto: Derinah
Editor: Humas Bawaslu Kota Administrasi Jakarta Barat