Lompat ke isi utama

Berita

1.835 PNS Angkatan VI Resmi Dilantik, Bawaslu RI Perkuat Komitmen Pengawasan Pemilu yang Profesional dan Berintegritas

Dokumentasi Foto Bersama PNS Terlantik bersama Kepala Sekretariat Bawaslu Kota Jakarta Barat (19/05)

Dokumentasi Foto Bersama PNS Terlantik bersama Kepala Sekretariat Bawaslu Kota Jakarta Barat (19/05)

Jakarta – Badan Pengawas Pemilihan Umum Republik Indonesia menyelenggarakan Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Pegawai Negeri Sipil (PNS) Angkatan VI Tahun Anggaran 2026 pada 19 Mei 2026. Sebanyak 1.835 pegawai resmi dilantik sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Bawaslu RI.

Pelantikan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kapasitas kelembagaan Bawaslu sebagai lembaga pengawas pemilu yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan publik. Prosesi pengambilan sumpah/janji PNS merupakan bentuk komitmen moral dan tanggung jawab para pegawai dalam menjalankan tugas negara sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Dalam pelaksanaan tugasnya, ASN Bawaslu memiliki peran strategis dalam mendukung pengawasan tahapan pemilu dan pemilihan, baik dari sisi administrasi, teknis pengawasan, penanganan pelanggaran, hingga penguatan partisipasi masyarakat. Oleh karena itu, integritas, netralitas, serta loyalitas terhadap konstitusi menjadi nilai utama yang harus dijunjung tinggi oleh setiap pegawai.

Pelantikan PNS Angkatan VI Tahun 2026 ini juga mencerminkan komitmen Bawaslu RI dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan adaptif terhadap perkembangan demokrasi serta tantangan kepemiluan di masa mendatang. Kehadiran ASN baru diharapkan dapat membawa semangat baru dalam meningkatkan kualitas pengawasan pemilu yang transparan, adil, dan demokratis.

Sebagai bagian dari keluarga besar Bawaslu, para pegawai yang dilantik diharapkan mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta menjaga marwah lembaga melalui kinerja yang profesional dan akuntabel. Dengan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara, ASN Bawaslu diharapkan dapat menjadi garda terdepan dalam menjaga kualitas demokrasi Indonesia.

Melalui pelantikan ini, Bawaslu RI kembali menegaskan bahwa penguatan kelembagaan tidak hanya dilakukan melalui regulasi dan sistem pengawasan, tetapi juga melalui pembangunan sumber daya manusia yang berintegritas dan berkomitmen terhadap nilai-nilai demokrasi.

 

Penulis dan Editor: Lulu A

Foto: Bawaslu RI