Jakarta Barat — Bawaslu Kota Jakarta Barat terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan tata kelola administrasi yang modern dan tertib melalui pemanfaatan aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI). Selama bulan April 2026, tercatat sebanyak 60 surat keluar telah diterbitkan melalui aplikasi SRIKANDI.
Puluhan surat keluar tersebut terdiri dari berbagai jenis administrasi kedinasan, seperti surat instruksi, surat korespondensi, surat tugas, serta surat pengantar yang digunakan dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi kelembagaan Bawaslu Kota Jakarta Barat.
Peningkatan jumlah surat keluar pada bulan April menunjukkan tingginya aktivitas administrasi dan koordinasi kelembagaan dalam mendukung berbagai program serta kegiatan pengawasan demokrasi. Pemanfaatan aplikasi SRIKANDI dinilai mampu membantu proses persuratan menjadi lebih efektif, cepat, dan terdokumentasi dengan baik.
Koordinator Divisi yang membidangi administrasi dan ketatausahaan Bawaslu Kota Jakarta Barat menyampaikan bahwa penggunaan aplikasi SRIKANDI menjadi bagian penting dalam mendukung transformasi digital di lingkungan Bawaslu.
“Melalui aplikasi SRIKANDI, proses administrasi persuratan menjadi lebih tertib, efisien, dan mudah dipantau. Hal ini merupakan bentuk komitmen kami dalam mendukung tata kelola kelembagaan yang profesional, akuntabel, serta adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi,” ujarnya.
Selain mendukung efektivitas kerja, sistem administrasi digital juga menjadi langkah strategis dalam pengelolaan arsip yang lebih aman dan terintegrasi. Bawaslu Kota Jakarta Barat akan terus mendorong optimalisasi penggunaan aplikasi SRIKANDI guna mendukung reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan kelembagaan.
Dengan pengelolaan administrasi yang semakin baik dan modern, diharapkan seluruh proses kerja di lingkungan Bawaslu Kota Jakarta Barat dapat berjalan lebih efektif, transparan, dan terpercaya dalam mendukung pengawasan demokrasi yang berintegritas.