Torehkan Produktivitas Tertinggi se-DKI Jakarta, Bawaslu Jakbar Sambut Monev dan Penguatan Kehumasan Bawaslu RI
|
Jakarta Barat - Bawaslu Kota Administrasi Jakarta Barat menerima kunjungan kerja dan Monitoring Evaluasi (Monev) Kehumasan dari Tim Humas Bawaslu Republik Indonesia yang diselenggarakan di kantor Bawaslu Jakarta Barat pada Senin (2/11/2026) mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Sekretariat Bawaslu Jakarta Barat Priambodo, Anggota Bawaslu Jakarta Barat Koordinator Divisi SDMO Fitriani, Koordinator Divisi P2H Abdul Roup, Kasubbag P2H Kara Paritusta, jajaran staf kehumasan, serta Tim Humas Bawaslu RI.
Mengawali kegiatan, Kepala Sekretariat Bawaslu Jakarta Barat, Priambodo, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Tim Humas Bawaslu RI. Ia berharap kegiatan ini mampu memberikan pencerahan, evaluasi, serta dorongan positif bagi peningkatan kualitas kinerja kehumasan lembaga.
Senada dengan hal tersebut, Kordiv SDMO Fitriani mengungkapkan rasa bangganya karena Bawaslu Jakarta Barat sebelumnya telah menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih penghargaan dari tingkat nasional atas capaian pemberitaan terbanyak, yang sekaligus mewakili performa Bawaslu Provinsi DKI Jakarta.
Sementara itu, Kordiv P2H Abdul Roup saat membuka acara secara resmi menekankan bahwa peran kehumasan sangat vital di masa non-tahapan agar kerja-kerja pengawasan tetap terekam dan diketahui publik.
"Tanpa kehumasan, masyarakat akan bertanya-tanya apa yang dikerjakan Bawaslu pascapemilu. Dari sisi kuantitas, produktivitas humas Bawaslu Jakbar bahkan melampaui tingkat provinsi. Humas adalah jembatan utama antara lembaga dan masyarakat, sehingga inovasi harus terus dijaga agar eksistensi Bawaslu selalu dirasakan," ujar Roup.
Dalam pemaparan kinerjanya, Kasubbag P2H Kara Paritusta mengungkapkan bahwa produktivitas kehumasan Bawaslu Jakarta Barat mencatatkan angka gemilang, yakni 520 berita website, 47 press release (menjadi yang tertinggi dan mengungguli Bawaslu Provinsi DKI Jakarta), 329 konten grafis, serta 98 reels. Sejumlah inovasi turut dihadirkan, seperti rubrik kreatif "Bawaslu Pedia" yang dikemas komunikatif serta program LENTERA (Literasi, Edukasi, Narasi, dan Tata Kelola Pengawasan) untuk penguatan internal.
Meski menorehkan prestasi masif, tim humas menyampaikan tantangan tersendiri, khususnya terkait publikasi siaran pers ke media luar serta keterbatasan perangkat pendukung produksi konten seperti podcast.
Menanggapi hal tersebut, perwakilan Tim Humas Bawaslu RI, Salim Siregar, memuji produktivitas Bawaslu Jakarta Barat yang sudah luar biasa. Namun, ia memberikan masukan agar tim mulai merambah pembuatan konten video edukatif yang lebih kreatif, seperti konten vox pop (wawancara jalanan menanyakan pemahaman masyarakat tentang Bawaslu) yang disisipkan pesan edukasi di bagian akhir.
Diskusi interaktif turut mewarnai pertemuan ini, termasuk tanggapan dari staf humas Lulu dan Nasir mengenai kendala alat serta perbandingan produksi podcast masa lalu, yang langsung direspon oleh Tim Humas Bawaslu RI dengan komitmen penyediaan fasilitas pendukung serta pelatihan aplikasi penyuntingan video (editing).
Menutup kegiatan, Priambodo memotivasi jajarannya agar menjadikan keterbatasan sebagai tantangan, bukan hambatan untuk mencapai output kerja yang maksimal. Hal tersebut ditekankan kembali melalui closing statement Abdul Roup yang menyambut baik seluruh masukan konstruktif dari Tim Humas Bawaslu RI sebagai bahan bakar semangat baru bagi kehumasan Bawaslu Jakarta Barat ke depan.
Penulis: Derinah
Foto: Lulu A
Editor: Humas Bawaslu Kota Administrasi Jakarta Barat